Kisah nyata yang saya baca di buku2nya "Torey Hayden", yang menceritakan kisah-kisah kemalangan anak-anak yang karena peristiwa traumatik di masa kecil dapat menyebabkan beberapa peristiwa yang diluar dugaan, "autisme, kebisuan elektif dan disengaja, paranoid, kegilaan, dan banyak lagi".
hal-hal tersebut dapat menyebabkan kriminalitas pada saat dewasa atau malah ketidak mampuan untuk hidup di dunia yang benar-benar kejam ini…
peristiwa traumatik yang dialami dapat berupa penyiksaan yang sangat diluar akal kita, kok ada ayah /ibu / orang dewasa lainnya yang tega menyiksa atau memperlakukan mereka sedemikian rupa, atau dapat juga berbentuk pelecehan seksual atau intimidasi fisik atau psikis hal ini dapat terjadi semenjak bayi sampai dengan anak anak tanpa pandang usia mereka.
kini, di tv-tv nasional kita sedang tersebar berita penyiksaan anak-anak yang sangat menyedihkan, ya allah kok ada ya orang yang terlampau tega menyakiti anak sekecil itu, dan orang -orang sekitar lingkungan itu tidak ada yang ambil pusing padahal mereka tau kasus penyiksaan tersebut telah terjadi bertahun-tahun lamanya, atau sudah tertutupkah mata hati dan cinta kasih sehingga hal tersebut dianggap hal yang biasa, padahal akibat penyiksaan tsb menyebabkan cacat fisik dan mental, hal itu sangat menyakiti hati semua ibu yang melihat termasuk saya sebagai seorang ibu dan merasakan sakit dan susahnya mengandung dan melahirkan seorang putri kedunia ini, saya hanya meminta teman-teman untuk tanggap dan mulai sekarang " mengatakan tidak untuk kekerasan terhadap anak-anak", mereka adalah cahaya hati kita, pelipur lara dikala kita letih, celoteh dan tingkah laku mereka seringkali mengundang tawa, jangan sampai senyuman dan keceriaan anak -anak kita hilang selamanya dari muka bumi, ……. please sayangilah dan cintai mereka ….. dan bertindaklah jika ada penyiksaan dan kekerasan yang terjadi dilingkungan kita karena terkadang ketidak mauan kita untuk perduli mengundang bencana untuk orang lain yang sangat membutuhkan pertolongan kita tetapi mereka tidak dapat berteriak "Tolong, selamat kan kami"……
Sayang dan benci….itulah yg terjadi di hatiku…di hati kita semua kiranya ( semua sodara2 di keluarga ku ).
August 19, 2008 @ 2:56 pmKita ( aku dan kakak2 ku ) adalah korbannya…
Salah siapa pun aku tak pernah tau..dan tak akan pernah tau..
Pemukulan selalu terjadi di rumah kami…siang atau malam…hingga kami besar.. sampai satu persatu keluar dr rumah mama ku..entah itu pindah krn married..sekolah keluar kota atau pergi ke luar negri mencari kerja..pemukulan yg terjadi bukan hanya pemukulan yg biasa di sebut spanked kepada anak jika anak nakal tidak bisa di atur…tp lebih kepada emotional yg berlebihan…sampai suatu saat pun hampir kakak cowok ku terbakar jika aku tidak sembunyikan korek api yg didekatnya saat itu…bahkan kejar mengejar sambil membawa pisau pun telah menjadi bagian dr hari hari hidup ku..
Memang benar akibat dr trauma itu adalah yg paling utama…rasa rendah diri, tidak percaya pd diri sendiri, bahkan rasa ingin menghilang dr muka bumi, itulah yg aku rasakan semenjak itu…
Ah sudah lah…tak usah utk diingat….
Disini aku cuman mau bilang…kalo aku pun setuju dgn cerita dan fakta yg Eva tulis diatas…aku pun tak mau berbuat yg sama kpd anak2 ku….
Tapi bisa kah kita melihat ???selain dr posisi korban, kita lihat dr posisi org yg berbuat itu…apa yg menyebabkan demikian ??? reason apa kah sampai tega dia berbuat demikian pada anaknya sendiri…
Bisa kah kita menolongnya..???utk mencegah semua penyiksaan itu utk tidak terjadi…
Aku sebenarnya yakin bahwa tidak ada orang tua yg tidak sayang kepada anaknya sendiri…walau mungkin rasa itu pun tersembunyi di lubuk hati yg paling dalam…
Bisa kah kita meneliti atau mencari tau dr segi psikologi org yg berbuat itu….apakah trauma juga yg dia punya..atau kah kehidupan yg keras yg membuat dia keras spt itu…sampai sekarang pun aku tak tau dan tak mengerti…mengapa semua ini terjadi….tapi sampai saat ini pun aku masih menyayangi dan mencintai mamah ku…benci pada nya hanya lah merupakan perasaan semu yg akan hilang dgn sendirinya…yg ada sekarang bukan benci tp pertanyaan yg selalu tak bisa terjawab…” Mengapa ini semua terjadi???? “
aduh novi, mohon maaf untuk apa yang telah novi alami, mudah-mudahan tulisan novi ini bisa menggugah semua orang untuk tidak berbuat hal yang sama. aku turut berdo’a untuk kamu, nov. bila hal yang telah terjadi dapat menjadikan kita kuat dan semua itu adalah masa lalu mudah-mudahan masa itu tidak akan pernah kembali lagi, biar peristiwa lau menjadi jembatan yang kokoh untuk kita menyeberang ke masa yang indah. salam persahabatn.
September 1, 2008 @ 5:17 am